Kurikulum Pembelajaran Jarak Jauh, Lebih Sederhana, Fokus Aspek Fundamental

- 3 Juli 2020, 01:33 WIB
Sekolah Jarak Jauh, PJJ di masa Covid-19 /Pikiran-Rakyat

JAKBARNEWS - Meski sejumlah daerah telah memasuki masa transisi dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), proses pendidikan atau sekolah di Indonesia belum akan berjalan normal dalam waktu dekat.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tengah merumuskan kurikulum hingga asesmen Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kurikulum disusun dengan pertimbangan perlunya menyederhanakan proses belajar, sementara pada saat yang sama tetap menjaga aspek literasi, numerasi, dan pendidikan berkarater.

Baca Juga: Usia Jadi Syarat PPDB DKI 2020, Orang Tua Murid Demo Kemendikbud

Modul penunjang kurikulum tengah disiapkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyatakan perumusan kurikulum asesmen PJJ tersebut dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR RI, Kamis 2 Juli 2020.

"Kami sedang merancang kurikulum, asesmen dalam konteks PJJ. Saya akan beri kisi-kisi, arahan, soal penyederhanaan kurikulum pembelajaran sehingga PJJ bisa lebih efektif," katanya.

Baca Juga: Alat Rapid Test dari Bandung, Jabar: Lebih Akurat, Cepat, Hemat

Menurut Nadiem, meski disederhanakan kurikulum akan tetap menjaga dan fokus pada sejumlah aspek pendidikan yang fundamental. Seperti literasi, numerasi, dan pendidikan. Pembelajaran diarahkan agar tetap menghasilkan dampak positif kepada ketiga hal tersebut.

Halaman:

Editor: Acip Setiawan

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X