Era New Normal: LTMPT Ubah Teknis Pelaksanaan Tes UTBK-SBMPTN 2020

- 25 Juni 2020, 22:58 WIB
SBMPTN di new normal ada perubahan Jakbarnews

JAKBARNEWS - Bagi siswa lulusan SMA yang ingin mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 dengan Ujian Tulis Berbasis Komputer ( UTBK), wajib menyimak ini.

Paling utama, pelaksanaan UTBK 2020 mengalami beberapa perubahan karena kondisi New Normal yang diberlakukan pemerintah.

Hal ini tentu sesuai kesepakatan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud), dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI).

Intinya, pelaksanaan UTBK SBMPTN  2020 akan dibagi menjadi dua gelombang. Seperti disampaikan pada  konferensi pers daring Sosialisasi Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), Rabu (24/6/2020).

Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof. Ir. Nizam menjabarkan, pelaksanaan UTBK-SBMPTN akan digelar dalam 2 (dua) gelombang, "Pertama dilaksanakan  5-14 Juli 2020 diperuntukkan bagi peserta yang  tinggal di lokasi yang sama dengan lokasi tes UTBK 2020. Daerahnya sudah siap dengan protokol kesehatan Covid-19."

Gelombang dua dilaksanakan pada 20-29 Juli 2020, "Diperuntukkan bagi peserta yang sudah telanjur memilih lokasi pusat UTBK di luar domisilinya dan sulit meninggalkan lokasi tempat tinggal karena adanya peraturan PSBB dan lainnya,” tambahnya.

UTBK di era New Normal dengan beberapa pertimbangan, yaitu kesehatan peserta, panitia, pengawas, termasuk pengantarnya. Sehingga ketika pelaksanaannya, juga mempertimbangkan terjadinya perpindahan peserta dari satu daerah ke daerah lain seperti kabupaten, provinsi bahkan antarpulau. Sehingga protocol kesehatan guna membantu memutus mata rantai Covid-19 dilaksanakan dengan ketat.

Lebih lanjut, Ketua LTMPT, Prof Moh Nasih, menyebut,  pelaksanaan UTBK-SBMPTN  2020 ini hanya mengujikan satu mata ujian setiap sesinya. Dalam sehari ujian digelar dalam 2 sesi dengan penyebaran lokasi tes, dan mematuhi protokol kesehatan. Perubahan ini dilakukan sebagai upaya kesehatan dan keselamatan peserta, pihak terkait dan masyarakat di sekitar pusat UTBK.

 

Halaman:

Editor: Acip Setiawan

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X