DKI Resmi Larang Kantong Plastik, Awas, Dendanya Hingga Rp 25 Juta

- 3 Juli 2020, 01:19 WIB
Kantong Kresek Dilarang di DKI /Pikiran-Rakyat

JAKBARNEWS - Terhitung 1 Juli 2020, Pemprov DKI Jakarta secara resmi menetapkan larangan penggunaan kantong plastik. Kantong Belanja Ramah Lingkungan mesti benar-benar menjadi bagian hidup warga Jakarta.

Bukan sekadar anjuran, pelanggaran atas ketentuan ini bisa menuai konsekuensi hukum. Salah satunya, denda hingga Rp 25 juta.

Pemprov DKI Jakarta menetapkan 4 sanksi hukum atas pelanggaran penggunaan kantong plastik.

"Ada empat sanksi yang mengancam para pelaku usaha yang masih bandel menggunakan plastik. Sanksi administatif berupa teguran tertulis, uang denda, pembekuan izin, hingga pencabutan izin," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih.

Baca Juga: Layanan Suzuki Mobil Meningkat 300 Persen, Konsumen Terpuaskan

Ketentuan tanpa plastik ini akan diterapkan secara bertahap. Pelaku usaha mendapat kesempatan untuk menerapkannya dalam beberapa tahap. Tahap pertama dalam 14x24 jam, kedua 7x24 jam, dan ketiga 3x24 jam.

Pelaku usaha yang tetap menggunakan kantong plastik sekali pakai di tempat perdagangan yang menjadi tanggung jawabnya, akan dikenakan sanksi administratif berupa teguran tertulis.

Bila teguran masih tak diindahkan, pelaku usaha yang masih nekat menggunakan kantong plastik bakal menerima denda mulai Rp 5 juta hingga Rp 25 juta.

Baca Juga: Segera Hadir, Honda Jazz Hybrid 2020: Canggih, Performa Juara

Halaman:

Editor: Acip Setiawan

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X