Alat Rapid Test dari Bandung, Jabar: Lebih Akurat, Cepat, Hemat

- 26 Juni 2020, 01:05 WIB
Rapid Test dari Bandung, Akurat, Tepat, Hemat Amir Faisal/PR

JAKBARNEWS - Sepertinya beban pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 akan semakin ringan. Berbagai kalangan masyarakat dan ilmuwan bahu membahu memutus rantai penyebarannya.

Seperti yang dilakukan para ilmuwan dari Bandung, Jawa Barat, tepatnya para ilmuwan dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung.

Para ilmuwan ini telah menemukan alat rapid test yang diklaim  lebih akurat dari alat yang selama ini dipergunakan dan juga lebih murah. Hasil temuan ilmuwan Unpad diklaim memiliki tingkat keakuratan hingga  80 persen, sebanding dengan Polymerase Chain Reaction (PCR).

Baca Juga: Ojol Jakarta dan Bandung Boleh Angkut Penumpang, Eko Prabowo: Bogor Tunggu Dulu

Rapid test hasil ilmuwan dari Pusat Riset Bioteknologi Molekuler dan Bio Informartika (PRBMB) Unpad dinamai Deteksi Cepad, menggunakan metode deteksi antigen yang lebih akurat disbanding antibodi. Alat ini  diklaim dapat mendeteksi penyakit hanya dalam waktu 10 hingga 15 menit.

Kepala PRBMB Unpad, Muhammad Yusuf juga mengungkapkan, alat rapid test terbaru ini bisa lebih cepat karena mendeteksi langsung antigen dari orang yang menunjukkan gejala terinfeksi suatu penyakit.

Baca Juga: HUT Bhayangkara ke-74: Ulang Tahun 1 Juli, Dapat Diskon Bikin dan Perpanjang SIM Bagi Warga DKI

 “Antigen terbentuk paling lama selama dua hari ke depan setelah seseorang terinfeksi penyakit. Sementara antibodi baru terbentuk belasan hari ke depan,” kata Yusuf saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Rabu (24/6). Sehingga dengan mendeteksi langsung antigen, akan lebih cepat pula mendiagnosa penyakit pada tubuh seseorang.

“Jadi ketika ada orang menunjukkan gejala sakit, langsung bisa dideteksi dengan rapid test yang menyasar antigen,” sambung Yusuf.

Kabarnya alat ini pun sudah diproduksi sebanyak 5.000 kit, bahkan untuk bulan Juli bakal diproduksi 10.000 kit, dan bertambah terus hingga 50.000 kit per bulan.

Halaman:

Editor: Acip Setiawan

Sumber: Pikiran-Rakyat.com


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X