Tanggapi Narasi Pembubaran Organisasinya, MUI: Tak Bisa Bedakan Mana Personal dan Lembaga

- 21 November 2021, 13:02 WIB
Ilustrasi MUI.
Ilustrasi MUI. /ANTARA/Anom Prihantoro

JakBarNews.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat ini tengah mendapati sorotan.

Pasalnya, mantan anggota MUI Farid Okbah ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri pada Selasa, 16 November 2021 lalu.

Farid Okbah ditangkap lantaran diduga terlibat jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Penangkapan tersebut menuai beragam komentar dari berbagai pihak, salah satunya muncul narasi untuk membubarkan MUI.

Baca Juga: Waspada! BMKG Rilis Wilayah Indonesia yang Berpotensi Hadapi Cuaca Ekstrem

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menilai MUI memiliki posisi yang kuat dan tak bisa dengan sembarangan dibubarkan.

Pasalnya, Mahfud MD menyebut kedudukan MUI sangat kokoh lantaran telah disebut dalam pelbagai peraturan perundang-undangan.

"Kedudukan MUI itu sudah sangat kokoh karena sudah disebut di dalam beberapa peraturan perundang-undangan," kata Mahfud MD seperti dikutip dari cuitan @mohmahfudmd pada 20 November 2021.

"Misal di dalam UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (Pasal 1.7 dan Pasal 7.c). Juga di Pasal 32 (2) UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah," ucapnya menegaskan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 21 November 2021: Aries Siap Sambut Peluang Bagus, Gemini Pikat Semua Orang

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X