Tolak Pergeseran Libur Maulid Nabi Muhammad dan Natal, HNW Singgung Angka Covid-19 Nasional

- 11 Oktober 2021, 17:59 WIB
Hidayat Nur Wahid.
Hidayat Nur Wahid. /Tangkapan Layar YouTube.com/PKSTV

JakBarNews.com - Menjelang akhir tahun, masyarakat Indonesia biasanya akan kembali menghadapi libur panjang.

Namun, momen libur panjang akhir tahun ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih merebak di Indonesia.

Hal tersebut berimbas pada pengaturan libur panjang Natal dan Tahun Baru 2022 yang akan jatuh dua bulan mendatang.

Sebelumnya, Pemerintah menggeser libur Maulid Nabi Muhammad yang semula diletakkan pada Selasa, 19 Oktober 2021 digeser menjadi Rabu, 20 Oktober 2021.

Baca Juga: Jokowi Perintahkan Kereta Cepat Gunakan APBN, DPR: Jangan Bohongi Rakyat

Sedangkan libur Natal dan Tahun Baru yang biasanya jatuh pada 24-25 Desember dihapus satu hari.

Pemerintah menetapkan untuk meniadakan libur Natal pada tanggal 24 Desember 2021.

Peraturan tersebut menuai kritikan dari sejumlah pihak, salah satunya dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid menyatakan penolakan terhadap pergeseran libur Maulid Nabi Muhammad dan Hari Raya Natal 2021/2022.

Baca Juga: Kemendagri Izinkan Pasangan Nikah Siri Miliki KK, Akademisi Ungkap Kelemahannya

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X