Jokowi Perintahkan Kereta Cepat Gunakan APBN, DPR: Jangan Bohongi Rakyat

- 11 Oktober 2021, 17:35 WIB
Proyek kereta cepat rute Jakarta-Bandung yang kini menggunakan APBN akibat biayanya yang kian membengkak.
Proyek kereta cepat rute Jakarta-Bandung yang kini menggunakan APBN akibat biayanya yang kian membengkak. /Humas PT KCIC

Bahkan, terkait hal itu juga kini tagar #jokowibohonglagi pun menjadi trending di media sosial Twitter.

Untuk itu melalui akun Twitter-nya, Refrizal meminta agar Presiden Jokowi tak membohongi rakyat dengan hal seperti ini.

"Pak Jokowi... Jangan bohongi rakyat lagi dong pak... Dulu ngomongnya KA Cepat TIDAK PAKE APBN kok Sekarang diizinkan?," kata Refrizal.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dalam cuitannya, turut mengunggah sebuah tangkapan layar dari berita yang dimuat media yang menyebutkan bahwa pada Januari 2016, Jokowi menegaskan tidak mau menggunakan dana APBN untuk kereta cepat.

Baca Juga: Miliki Efikasi hingga 81 Persen dan Berbeda dari Jenis Lain, Begini Cara Kerja Vaksin Zifivax

Namun pada tahun ini, Jokowi telah mengizinkan dana APBN digunakan untuk pembangunan kereta cepat.

Sebelumnya dikabarkan bahwa pembiayaan kereta cepat Jakarta-Bandung mengalami pembengkakan.

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron menginginkan adanya audit investigasi soal proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, terkait dengan adanya laporan pembengkakan biaya konstruksi (cost overrun) sebesar Rp4,1 triliun.

Herman Khaeron dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, menyatakan bahwa hingga saat ini belum dilakukan pendalaman terkait penyebab pembengkakan biaya proyek kereta cepat tersebut.

Baca Juga: Terima Keluhan Warga Soal Pinjol, Jokowi Beri Sejumlah Catatan untuk OJK

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X