Kemendagri Izinkan Pasangan Nikah Siri Miliki KK, Akademisi Ungkap Kelemahannya

- 11 Oktober 2021, 16:41 WIB
Ilustrasi pernikahan.
Ilustrasi pernikahan. /Pexel/jasmine carter

JakBarNews.com - Diizinkannya pasangan nikah siri untuk memiliki kartu keluarga (KK) menuai polemik di masyarakat.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie turut menanggapi aturan baru yang dibuat Kemendagri tersebut.

Ahmad Tholabi Kharlie mengungkapkan jika diizinkannya pasangan nikah siri untuk membuat KK memiliki dampak positif dan negatif.

"Aturan tersebut dimaksudkan untuk memberikan perlindugan kepada warga negara terkait haknya," kata Ahmad Tholabi Kharlie.

Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gunakan APBN, DPR Diminta Lawan Jokowi

Namun, Tholabi juga mengingatkan jika izin tersebut menabrak norma yang ada di masyarakat.

"Hanya, semangat untuk memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap hak warga negara ini justru berpotensi menabrak norma keberadaan lembaga lainnya. Di sini letak krusialnya," kata Tholabi.

Meskipun diizinkan untuk membuat KK, tetapi status yang tertulis dalam KK tersebut yaitu nikah belum tercatat atau kawin belum tercatat.

Menurut Tholabi, meskipun telah memiliki KK bukan berarti pernikahannya langsung legal secara hukum.

Baca Juga: Miliki Efikasi hingga 81 Persen dan Berbeda dari Jenis Lain, Begini Cara Kerja Vaksin Zifivax

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X