Posisi China Makin Terjepit, Kini AS Berhasil Gandeng Jepang untuk Kerjasama Menjaga Keamanan Selat Taiwan

- 5 Agustus 2022, 21:16 WIB
Bendera China dan AS berkibar di luar gedung perusahaan di Shanghai, China 16 November 2021.
Bendera China dan AS berkibar di luar gedung perusahaan di Shanghai, China 16 November 2021. /REUTERS/Aly Song/File Photo

JakBarNews.com - China semakin sulit dalam mempertahankan Taiwan yang diklaim sebagai wilayahnya.

Hal ini terjadi karena AS berhasil menggandeng Jepang untuk diajak kerjasama dalam menungkatkan keamana di Selat Taiwan.

Ketika perjalanan Asia Senator AS Nancy Pelosi datang pada tahap terakhir, Jepang dan Amerika Serikat pada hari Jumat sepakat untuk bekerja sama dalam menjaga perdamaian di Selat Taiwan yang semakin tegang.

Baca Juga: Spesifikasi OPPO A55 yang Mentereng, HP Canggih Ini Sudah Turun Harga Murah, Dijual Cuma Segini Loh!

Jepang dan Amerika Serikat pada hari Jumat sepakat untuk bekerja sama dalam menjaga perdamaian di Selat Taiwan yang semakin tegang, di tengah latihan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh China termasuk lima rudal yang mendarat di zona ekonomi eksklusif Jepang.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Pelosi berada di Jepang pada tahap terakhir dari perjalanan Asia yang mencakup pemberhentian singkat dan tanpa pemberitahuan di Taiwan, pulau yang dianggap milik sendiri oleh Beijing, dalam kunjungan tingkat tertinggi oleh seorang pejabat AS pada tahun 25 bertahun-tahun.

Baca Juga: China Lagi-lagi Bikin Masalah, Akibat Latihan Militernya, Penerbangan Internasional Kena Imbas Keruwetan

Kunjungannya, di mana dia memuji demokrasi Taiwan dan menjanjikan solidaritas, membuat marah China dan memicu latihan militer yang menurut penyiar negara akan menjadi yang terbesar oleh China di Selat Taiwan, termasuk penembakan langsung di perairan dan di wilayah udara di sekitar pulau itu.

Lima rudal mendarat di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang, mendorong Tokyo untuk mengajukan protes keras melalui saluran diplomatik.

Halaman:

Editor: Muhammad Yusuf

Sumber: India Today


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x