China Semakin Tak Terkendali dengan Luncurkan Serangan di Selat Taiwan, Pelosi Sukses Bakar Amarah Tiongkok

- 4 Agustus 2022, 14:50 WIB
Bendera Taiwan (kiri) dan China (kanan)
Bendera Taiwan (kiri) dan China (kanan) /Asian Military Review

JakBarNews.com - Sehari setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan di tengah ancaman oleh China atas keputusan tersebut, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) memulai latihan militer "terbesar yang pernah ada" di negara itu termasuk penembakan langsung di perairan dan di wilayah udara sekitar pulau Taiwan pada hari Kamis 4 Agustus 2022.

Juga, militer China melakukan beberapa serangan singkat dari garis tengah yang membagi Selat Taiwan mulai Rabu malam dan berlanjut hingga Kamis pagi, kata seorang sumber Taiwan kepada Reuters.

Menanggapi perkembangan tersebut, para pejabat Taiwan mengatakan latihan itu melanggar aturan PBB, menyerang ruang teritorial Taiwan dan merupakan tantangan langsung terhadap navigasi udara dan laut yang bebas.

Baca Juga: Spesifikasi OPPO Reno6 5G Juara Banget! Kini Harganya Sudah Terjun Bebas, Dijual Murah Cuma Segini

"China sedang melakukan latihan di jalur air dan rute penerbangan internasional tersibuk dan itu adalah 'perilaku yang tidak bertanggung jawab dan tidak sah'," kata Partai Progresif Demokratik Taiwan yang dikutip Reuters.

Latihan tembakan langsung dan latihan lainnya di sekitar Taiwan akan berakhir pada pukul 12:00 siang (0400 GMT) pada hari Minggu, menurut televisi pemerintah.

Baca Juga: Spesifikasi Xiaomi Redmi 10 5G yang Badai Banget, Makin Gila HP Sekeren Itu Dijual Murah Cuma Segini

"Enam area utama di sekitar pulau telah dipilih untuk latihan tempur yang sebenarnya ini dan selama periode ini, kapal dan pesawat yang relevan tidak boleh memasuki perairan dan wilayah udara yang relevan," lapor penyiar negara CCTV.

Kementerian pertahanan Taiwan, di sisi lain, mengatakan pihaknya mengamati dengan cermat latihan tersebut dan bahwa pulau itu siap menghadapi konflik, tetapi tidak akan mengupayakannya.

Halaman:

Editor: Muhammad Yusuf

Sumber: Reuters India Today


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x