CEO Pfizer Murka Istrinya Disebut Meninggal Karena Komplikasi Vaksin

- 17 November 2021, 18:49 WIB
Perusahaan farmasi Pfizer menjanjikan produksi obat antivirus Covid-19 eksperimentalnya di lebih banyak negara.
Perusahaan farmasi Pfizer menjanjikan produksi obat antivirus Covid-19 eksperimentalnya di lebih banyak negara. /DOK. Reuters

JakBarNews.com - Beredar kabar istri dari CEO Pfizer meninggal dunia.

Myriam Bourla disebut tewas dikarenakan komplikasi vaksin.

Isu itu muncul dari sebuah artikel. Myriam Bourla disebut meninggal di ruang gawat darurat di New York-Presbyterian Lawrence Hospital setelah dibawa oleh tim medis.

Padahal, pada kenyataannya hal itu benar-benar salah dan tergolong ke dalam disinformasi.

Baca Juga: Buntut Rumor Perceraian Barbie Hsu si Pemeran Shan Cai Meteor Garden dengan Pasangannya

Faktanya setelah dilakukan penelusuran digital yang mendalam dan telah dikonfirmasi juga oleh situs usatoday.com bahwa tidak ada bukti lain yang menunjukkan bahwa Myriam Bourla telah meninggal.

Di sisi lain, beberapa hari setelah artikel tersebut dimuat, suami dari Myriam yakni Albert Bourla mengunggah foto di akun Twitter-nya.

Pada foto tersebut menampilkan Albert beserta dengan istrinya Myriam tengah menghadiri acara Distinguished Leadership Award Dewan Atlantik yang berlangsung bersamaan dengan munculnya artikel tersebut.

Baca Juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia Rabu, 17 November 2021: Jawa Barat Jadi Penyumbang Kasus Tertinggi

Halaman:

Editor: Joni Mulyono

Sumber: Beragam Sumber


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X