Peneliti: Kelompok Etnis Pulau Terisolasi Andaman Berpotensi Tinggi Terpapar Covid-19

- 15 Oktober 2021, 13:28 WIB
Ilustrasi Covid-19.
Ilustrasi Covid-19. /Pixabay

JakBarNews.com - Masyarakat dunia hingga kini masih berjibaku melawan pandemi Covid-19.

Sejak pertama kali muncul pada akhir 2019 silam, Covid-19 telah memberikan dampak buruk hampir di seluruh aspek kehidupan manusia.

Virus ini juga telah menewaskan lebih dari empat juta orang dari seluruh dunia.

Hingga saat ini, belum diketahui kapan pandemi Covid-19 akan berakhir.

Baca Juga: Formula E Alami Tarik Ulur dari Pemerintah Pusat, Pengamat: Ada Dimensi Politik yang Kental

Meski demikian, sejumlah studi terus bermunculan untuk meneliti penyebaran virus mematikan tersebut.

India merupakan salah satu negara yang menjadi penyumbang penularan terbesar Covid-19 di dunia.

Baru-baru ini, kelompok peneliti dari Council of Scientific and Industrial Research–Center for Cellular and Molecular Biology (CSIR–CCMB) dan Banaras Hindu University (BHU) telah mengungkap studi baru terkait kelompok etnis di India.

Berdasarkan studi baru tersebut, beberapa populasi terpencil di India seperti suku Onge dan Jarawa di pulau Andaman memiliki risiko genetik lebih tinggi untuk Covid-19.

Baca Juga: Klaim Telah Tepati Janji Kampanyenya, Wagub DKI Beberkan Sederet Prestasi Anies Baswedan

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X