Studi Terbaru: Perokok dan Pecandu Alkohol Lebih Rentan Terpapar Covid-19 Meski Telah Divaksin Dosis Lengkap

- 11 Oktober 2021, 13:01 WIB
Ilustrasi rokok.
Ilustrasi rokok. /Pixabay

JakBarNews.com - Pandemi Covid-19 hingga kini masih merebak hampir di seluruh negara-negara dunia.

Virus yang telah merebak selama hampir dua tahun tersebut telah menjangkiti lebih dari dua ratus juta penduduk dunia.

Virus yang dapat menular lewat udara tersebut juga telah menewaskan lebih dari empat juta orang di dunia.

Meski demikian, saat ini sejumlah negara tengah menjalankan program vaksinasi Covid-19 untuk warganya.

Baca Juga: Arab Saudi Beri Sinyal untuk Indonesia, Kemenag Bicara Pemberangkatan untuk Calon Jemaah Haji

Vaksinasi diharapkan akan membentuk kekebalan komunal atau herd immunity untuk menekan penyebaran Covid-19.

Setidaknya diperlukan dua kali suntikan untuk setiap orang agar terbentuk antibodi untuk melawan Covid-19.

Sebuah studi baru-baru ini menemukan perokok dan pengisap ganja berat lebih rentan terkena Covid-19 meski mereka telah mendapat vaksinasi dosis kedua.

Studi yang diterbitkan Selasa, 5 Oktober lalu lalu di World Psychology, menemukan bahwa mereka yang memiliki gangguan penggunaan zat (SUD)-ketergantungan pada ganja, alkohol, kokain, opioid, dan tembakau, lebih mungkin tertular virus corona setelah menerima kedua suntikan vaksinasi.

Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Resmi Gunakan APBN, Jansen Sitindaon: Kelarpun Tak Ada Jaminan Untung

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X