Ketegangan Memanas, Mantan PM Australia Ingatkan Taiwan Soal Serangan Militer China: Sangat Cepat

- 9 Oktober 2021, 12:00 WIB
Kapal induk Liaoning China di Laut Natuna Utara.
Kapal induk Liaoning China di Laut Natuna Utara. /Reuters/Stringer

JakBarNews.com - Ketegangan diplomatik antara China dengan Taiwan hingga kini kian memanas.

Armada militer negeri tirai bambu itu juga kerap berkeliaran di sekitar Taiwan.

Ketegangan yang semakin memanas tersebut mendapatkan perhatian dari sejumlah komunitas internasional, salah satunya dari Australia.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) turut berupaya untuk mencegha terjadinya serangan militer tersebut.

Baca Juga: Kritik Sri Mulyani Soal Penanganan Utang, Menteri Keuangan Era Soeharto: Gali Lubang Tutup Lubang

Armada milik negeri paman sam itu juga sering berpatroli khususnya di kawasan Laut Natuna Utara.

Baru-baru ini, mantan Perdana Menteri (PM) Australia, Tony Abbott memperingatkan China bisa menyerang dengan sangat cepat ke Taiwan di tengah ketegangan dengan pulau demokratis itu.

Hal itu disampaikan Tony Abbott saat bertemu Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen dalam Forum Taiwan-Asia Exchange Foundation di Taipei Jumat, 8 Oktober 2021.

"Merasakan bahwa kekuatan relatifnya (China red.) mungkin telah mencapai puncaknya dengan populasi yang menua, perlambatan ekonomi dan keuangan yang memburuk, sangat mungkin bahwa Beijing dapat menyerang dengan sangat cepat," kata Tony Abbott.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Zifivax Miliki Efikasi Lebih dari 80 Persen, Peneliti Bicara Soal KIPI

Halaman:

Editor: Billy Mulya Putra

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X